Siswa SMP UMP Antusias Ikuti Pelatihan Menulis Cerpen Berbasis Sastra Digital

Purwokerto, 8 Juni 2026 – Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) menyelenggarakan pelatihan penulisan sastra digital bertajuk “Meramu Pengalaman Diri Jadi Cerpen Asyik” di SMP UMP pada Senin (8/6/2026). Kegiatan ini dipandu oleh dosen Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) FKIP UMP, Dra. Eko Sri Israhayu, M.Hum., bersama dua mahasiswa PBSI, Umi Roisatul Mukaromah dan Yoga Adi Kusuma.

Pelatihan yang berlangsung pukul 08.30–12.30 WIB tersebut diikuti oleh 20 siswa kelas VII dan VIII SMP UMP. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kemampuan literasi sekaligus mengembangkan kreativitas siswa dalam menghasilkan karya sastra yang dapat dipublikasikan melalui media digital.

Kepala SMP UMP, Zahra Ikhsanda, M.A., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya pelatihan kepenulisan yang dinilai mampu memberikan ruang bagi siswa untuk mengembangkan potensi, kreativitas, dan kemampuan berpikir kritis melalui kegiatan literasi.

Setelah sesi pembukaan, peserta memperoleh materi mengenai sastra digital yang disampaikan oleh Dra. Eko Sri Israhayu, M.Hum. Materi tersebut membahas pengertian sastra digital, ragam bentuk karya sastra digital, peluang publikasi karya di era teknologi, serta tantangan yang dihadapi penulis dalam memanfaatkan media digital secara kreatif dan bertanggung jawab.

Memasuki sesi utama bertajuk “Meramu Pengalaman Diri Jadi Cerpen Asyik”, Dra. Eko Sri Israhayu, M.Hum., yang akrab disapa Bunda Yayuk, mengajak peserta menggali pengalaman pribadi sebagai sumber inspirasi cerita. Melalui pemaparan yang interaktif, siswa dibimbing memahami cara menemukan ide, menyusun alur, membangun tokoh, serta mengembangkan konflik sehingga pengalaman sehari-hari dapat diolah menjadi cerita yang menarik dan memiliki nilai estetik.

Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Siswa aktif berdiskusi, mengajukan pertanyaan, serta berkonsultasi mengenai proses penulisan cerpen yang sedang mereka kerjakan. Pendampingan yang diberikan secara langsung membantu peserta mengembangkan ide sekaligus memperkuat kepercayaan diri mereka dalam menulis. “Aku kalau pelajaran kayak gini terus semangat,” ujar Arimbi Widya K., salah satu peserta pelatihan.

Sementara itu, Ghazi Ramadhan Wicaksono mengungkapkan bahwa kegiatan tersebut memberinya pengalaman baru dalam menulis. Menurutnya, pelatihan ini membantunya memahami cara mengembangkan pengalaman menjadi cerita yang lebih terarah dan menarik untuk dibaca.

Pelatihan penulisan cerpen ini merupakan rangkaian hari pertama dari program sastra digital yang akan berlanjut pada Selasa (9/6/2026) dengan pelatihan penulisan puisi digital. Melalui kegiatan ini, Tim PkM UMP menunjukkan komitmen kuat dalam mendampingi proses kreatif siswa sekaligus mendorong tumbuhnya budaya literasi yang adaptif terhadap perkembangan teknologi. Diharapkan, karya-karya yang dihasilkan peserta tidak hanya menjadi hasil pembelajaran, tetapi juga menjadi ruang ekspresi yang mampu menumbuhkan kepercayaan diri siswa untuk terus berkarya dan berkontribusi dalam pengembangan literasi digital. (urm)

Editor: Umi Roisatul Mukaromah

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *