
Purwokerto, 9 Juni 2026 – Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) melanjutkan rangkaian Pelatihan Sastra Digital di SMP UMP melalui pelatihan penulisan puisi pada Selasa (9/6/2026). Kegiatan ini merupakan hari kedua dari program pengabdian yang dilaksanakan selama dua hari. Pada hari pertama, peserta mengikuti pelatihan penulisan cerpen, sedangkan hari kedua difokuskan pada pengembangan keterampilan menulis puisi sebagai bagian dari upaya penguatan literasi dan kreativitas siswa di era digital.
Kegiatan ini dipandu oleh dosen Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) FKIP UMP, Dra. Eko Sri Israhayu, M.Hum., bersama dua mahasiswa PBSI, Umi Roisatul Mukaromah dan Yoga Adikusuma. Sebanyak 20 siswa kelas VII dan VIII SMP UMP mengikuti pelatihan yang berlangsung mulai pukul 08.30 hingga 11.30 WIB dengan suasana yang interaktif dan penuh antusiasme.
Sebelum memasuki materi utama, peserta mengikuti sesi ulasan terhadap cerpen yang telah mereka tulis pada hari sebelumnya. Pada sesi tersebut, Dra. Eko Sri Israhayu, M.Hum., menyampaikan apresiasi atas semangat dan kreativitas peserta dalam menghasilkan karya. Ia juga berpesan kepada seluruh siswa untuk terus berproses dalam berkarya karena kemampuan menulis tidak lahir secara instan, melainkan tumbuh melalui latihan, ketekunan, dan keberanian untuk terus mencoba. Kegiatan ini menjadi bagian penting dari proses pendampingan yang menekankan bahwa setiap karya merupakan langkah awal dalam perjalanan kreatif seorang penulis.
Materi penulisan puisi disampaikan oleh Umi Roisatul Mukaromah, mahasiswa semester VI Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) FKIP UMP yang telah meraih berbagai prestasi dalam bidang kepenulisan puisi di tingkat nasional serta memperoleh sejumlah penghargaan sastra. Selain aktif berkarya, pada semester V ia telah menerbitkan buku antologi puisi ber-ISBN. Dalam sesi tersebut, peserta diperkenalkan pada hakikat puisi dan diajak memahami bahwa puisi dapat lahir dari pengalaman, perasaan, serta imajinasi. Umi juga menjelaskan empat modal utama dalam menulis puisi, yaitu pengalaman, imajinasi, pengetahuan, dan keterampilan. Selain itu, peserta dikenalkan pada penggunaan majas serta cara mengolah pengalaman menjadi karya yang memiliki kekuatan makna dan keindahan bahasa.
Selain membahas aspek teknis penulisan, Umi juga menekankan pentingnya membaca sebagai fondasi utama dalam menghasilkan karya sastra yang berkualitas. “Porsi membaca harus lebih banyak daripada menulis. Tidak ada tulisan yang bagus tanpa komitmen membaca yang rakus. Semakin banyak membaca, semakin kaya pula wawasan, kosakata, dan imajinasi yang dimiliki seorang penulis,” ujarnya.
Setelah sesi materi selesai, peserta langsung mempraktikkan penulisan puisi dengan beberapa pilihan tema, antara lain cinta lingkungan, persahabatan, orang tua, dan cinta tanah air. Seluruh peserta tampak aktif mengembangkan gagasan dan menuangkannya ke dalam karya masing-masing. Selama proses berlangsung, mereka juga memanfaatkan kesempatan untuk berdiskusi dan berkonsultasi terkait puisi yang sedang ditulis.

Salah satu peserta, Wafa Mayaza Nabila, mengungkapkan kesannya terhadap kegiatan tersebut. “Kegiatan ini sangat menyenangkan dan bermanfaat. Saya jadi lebih memahami cara menulis puisi dan lebih percaya diri untuk menunjukkan hasil tulisan saya,” tuturnya.
Pada akhir kegiatan, peserta bersama tim pelaksana menyepakati nama SastraMuda sebagai identitas blog yang akan menjadi wadah publikasi karya cerpen dan puisi hasil pelatihan. Kehadiran blog tersebut diharapkan dapat menjadi ruang apresiasi sekaligus media bagi siswa untuk terus mengembangkan kemampuan literasi mereka.
Melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini, Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP UMP menegaskan komitmennya dalam menumbuhkan budaya literasi yang berkelanjutan di kalangan pelajar. Tidak hanya mendorong lahirnya karya-karya kreatif, program ini juga berupaya membangun ekosistem literasi yang menempatkan membaca, menulis, dan berkarya sebagai bagian penting dari proses pembelajaran dan pengembangan diri siswa. (yad)
