Delapan Mahasiswa PBSI UMP Tampil dalam Prapen Puisi Edisi “November Rain”

  • 22 November 2024
  • Comment 0

Prapen At Home “Baca Puisi Karya Sendiri” November Rain Edition #2, Menyuarakan Rasa di Tengah Hujan dan Hiruk Pikuk Pilkada

Purwokerto, 19 November 2024 – Di tengah hujan yang mengguyur kota Purwokerto, sebuah acara istimewa digelar di At Home Coffee. Bertajuk Prapen At Home “Baca Puisi Karya Sendiri” November Rain Edition #2, acara ini mengajak para pecinta sastra untuk menyuarakan perasaan melalui puisi, memanfaatkan momen bulan November yang sarat dengan nuansa Hari Pahlawan dan dinamika Pilkada serentak.

Acara ini dimulai pada pukul 19.00 WIB dan dibuka dengan sambutan hangat dari Bu Ikk Hikmandari, pemilik Cafe At Home Coffee. Dalam sambutannya, Bu Ikk menyampaikan rasa terima kasih kepada semua yang hadir dan berharap acara ini bisa menjadi wadah untuk menggali serta menghidupkan kembali kecintaan terhadap puisi di kalangan masyarakat Purwokerto.

“Di bulan November yang penuh dengan kenangan akan perjuangan pahlawan dan suasana politik yang sedang berlangsung, puisi adalah cara yang tepat untuk melepaskan segala perasaan. Melalui puisi, kita bisa berbicara dengan jujur, tanpa ada sekat atau batas,” ujar Bu Ikk Hikmandari.

Tema “November Rain Edition #2” dipilih dengan penuh makna, mencerminkan suasana hati dan cuaca yang seringkali melankolis di bulan November. Hujan yang turun di luar menjadi latar yang sempurna untuk menyuarakan puisi yang penuh emosi. Sejumlah mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Purwokerto tampil dengan karya-karya puisi mereka, menyampaikan uneg-uneg, keresahan, hingga harapan. Penampilan mereka tidak hanya sekadar membacakan puisi, tetapi juga interaktif dan luar biasa, memancing para penonton untuk merasakan setiap makna yang terkandung dalam bait-bait puisi yang dibacakan.

Acara ini juga menjadi bentuk silaturahmi antar pegiat sastra di Purwokerto, di mana komunitas-komunitas sastra lokal dapat berkumpul dan berbagi pengalaman, serta membangun hubungan yang lebih erat. Tidak hanya sebagai ajang berkarya, namun juga sebagai ruang untuk belajar dan berkembang bersama dalam dunia sastra. Di antara komunitas sastra yang hadir salah satunya ialah Komunitas Sastra Dua-Belas Pena Prodi Pendidikan Bahasa & Sastra Indonesia (PBSI), Fakultas Keguruan & Ilmu Pendidikan (FKIP), Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP).

Prapen At Home juga ingin menunjukkan bahwa puisi tidak hanya bisa dinikmati di panggung besar, tetapi juga bisa hidup dalam kehidupan sehari-hari. “Puisi adalah seni yang hidup dan bisa menjadi medium untuk mengekspresikan perasaan secara jujur. Kita berharap, melalui acara ini, puisi bisa terus hidup dan berkembang di Purwokerto,” ungkap Sulis Fatihatul Hasna, salah seorang penampil dari Dua-Belas Pena, yang juga merupakan mahasiswa dari PBSI FKIP UMP.

Selain Sulis, mahasiswa PBSI FKIP UMP yang juga turut hadir membacakan karyanya dalam Prapen At Home ialah Asagi Mukti Nur Andhika, Herba Anggun Wilma Anggraeni, Jeny Dwi Astrit, Rezza Fadhilah, Risqi Kurniasih, Anggraeni Kartika Sari, dan Umi Roisatul Mukaromah. Umi sendiri, adalah mahasiswa Dua-Belas Pena PBSI FKIP UMP yang pada tahun 2024 mewakili Provinsi Jawa Tengah pada ajang Pekan Seni Mahasiswa Nasional (Peksiminas) di Universitas Negeri Jakarta (UNJ) untuk tangkai Penulisan Puisi.

Dengan semangat kebersamaan dan cinta terhadap sastra, Prapen At Home “Baca Puisi Karya Sendiri” November Rain Edition #2 diharapkan mampu menyemarakkan dunia sastra di Purwokerto dan menjadi acara rutin yang dinanti oleh pecinta sastra. Sebuah acara yang tidak hanya menyuarakan rasa, tetapi juga mempererat tali persaudaraan antarsesama penggiat sastra dari berbagai kalangan.

Reporter/Editor: Rezza F.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *