
Purwokerto—Kepanitiaan Bulan Bahasa 2023 Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) berhasil melaksanakan Seminar Nasional Bulan Bahasa 2023. Seminar nasional ini dilaksanakan hari Senin, 2 Oktober 2023 di Aula Syamsuhadi Irsyad, UMP.
Dengan tema, “Bahasa dan Sastra Untuk Generasi Z yang Berbudaya”, Seminar Nasional ini mengundang Leila S. Chudori yang dikenal sebagai penulis buku, serta Emha Jayabrata yang merupakan seorang dosen, sastrawan, dan konten kreator.
Leila Salikha Chudori sendiri adalah penulis yang sudah terkenal di dunia sastra Indonesia. Perjalanannya dimulai sejak dini dengan dibuatnya berbagai macam cerpen yang kemudian pada tahun 1989 dijadikan dalam satu kumpulan cerpen berjudul “Malam Terakhir”. Laela juga memiliki pengalaman sebagai wartawan di majalah Tempo setelah dia menempuh pendidikannya di Kanada. Selain itu dia juga pernah menjadi juri di Festival Film Asia Pasifik pada tahun 2002. Karya-karya terbaru Laela antara lain “Laut Bercerita” (2017) dan “Namaku Alam” (2023).

Sedangkan Emha Jayabrata adalah seorang dosen, sastrawan, serta konten kreator, yang pada seminar nasional ini menjelaskan mengenai “Sastra, Renjana, Alih Wahana dan Industri Kreatif: Kembali Futuristik dengan Kembali ke Akar”.
Selain menghadirkan dua tokoh terkenal tersebut, Seminar Nasional ini juga mengundang Gramedia Pustaka yang menjual berbagai macam buku termasuk kedua buku terbaru karya Leila S. Chudori.
Dengan diikuti oleh seluruh mahasiswa Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) dan juga umum, kegiatan ini diawali dengan pembukaan dan sambutan dari ketua panitia Brenda Dara Sekar Ayuningtyas, Ketua HMPS PBSI Wesley Purnomo, ketua Program Studi PBSI Siti Fathonah, M.Hum., serta Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Eko Suroso, M.Pd..

Dilanjutkan dengan adanya pematerian dari kedua tokoh terkenal tersebut, Seminar Nasional ini selesai sekitar waktu zuhur dengan adanya sesi tanya/jawab serta foto bersama.
Selain itu bagi seluruh peserta yang memiliki buku karya Laela S. Chudori juga diperkenankan meminta tanda tangan beliau.
