Penting: Eksplorasi Diri di Era Millenial

Dalam rangka memperingati Bulan Bahasa prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Purwokerto menyelenggarakan Seminar Nasional dengan tema “Eksplorasi Diri melalui Bahasa dan Sastra Indonesia di Era Generasi Milenial” di Auditorium Ukhuwah Islamiah hari Kamis, 15 November 2018.

Acara seminar nasional yang diselenggarakan di Auditorium Ukhuwah Islamiyah Universitas Muhammadiyah Purwokerto berjalan dengan lancar dan meriah. Acara seminar tersebut dimulai pukul 08.00 WIB yang diikuti kurang lebih 300 peserta seminar. Seminar nasional kali ini mengundang tiga pembicara yaitu pakar Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, pakar Bahasa, dan pakar Sastra. Kegiatan seminar dimoderatori oleh Dr. Teguh Trianton, M.Pd. selaku dosen sastra di prodi PBSI.

Pembicara pertama, Pakar Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Prof. Dr. Setya Yuwana Sudikan, M.A. menyampaikan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia pada Era Milenial. Materi yang disampaikan oleh Setya Yuwana Sudikan mengajak peserta seminar untuk bisa memahami baik buruknya perkembangan teknologi yang semakin canggih dengan menggunakannya secara bijak, apalagi di era milenial ini.

Pembicara kedua, Pakar Bahasa Dr. Muhammad Rohmadi, M.Hum. menyampaikan materinya yakni Mengubah Mindset Generasi Milenial di Era Industri 4.0. Pada kesempatan kali itu, Muhammad Rohmadi memberikan formala yang harus dimiliki generasi milenial dalam menghadapi era industri 4.0 yaitu formula 4C, creativity, critical thinking, communication, dan collaborative. Rohmadi menjelaskan bahwa dalam era glonal ini hal-hal yang harus dimiliki para generasi muda adalah kompetensi di yang dapat membuat seseorang menjadi kreatif dan mampu berpikir kritis. Kemampuan berkomunikasi dan bekerja sama dengan orang lain juga merupakan hal yang sangat penting. Dengan memahami tentang hal tersebut, maka proses belajar tidak semata-mata untuk meraih IP atau hanya menitikberatkan pada kemampuan intelektual semata.

Pembicara ketiga, pakar sastra Dr. Tirto Suwondo, M. Hum. menyampaikan materi berkait dengan Lima Generasi dalam 1000 Tahun Terakhir. Dalam penyempaian materinya, Tirto Suwondo menyebutkan ada lima jenis generasi yang ada di 1000 tahun terakhir, yaitu generasi baby boomers, generasi X, generasi Y atau generasi milenial, generasi Z, dan generasi Alpha. Sesuai dengan jenis generasi tersebut, maka karakteristik antar generasi pun berbeda antara generasi satu dengan yang lainnya. 

“Gawai adalah alat teknologi yang sangat berpengaruh terhadap perkembangan siswa/mahasiswa dalam pembelajaran, jadi adanya gawai yang semakin canggih memiliki sisi positif dan sisi negatifnya. Maka dari itu, mari kita gunakan gawai cerdas ini dengan bijak”, ujar Teguh Trianton dalam penutupan sesi penyampaian materi seminar nasional. 

Seminar nasional merupakan satu dari rangkaian Bulan Bahasa di prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Muhammadiyah Purwokerto, kegiatan yang lainnya sudah diselenggarakan sejak 28 Oktober 2018 yakni Gerakan Cinta Bahasa dan Sastra Indonesia (GCBSI), pada 12 November 2018 diadakan Olimpiade Bahasa Indonesia Tingkat SMA/SMK/MA Sederajat se-Jawa Tengah.

Kesuksesan program studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia dalam menggelar acara seminar nasional berpuncak ketika pembagian buku oleh pemateri kepada peserta seminar pada sesi terakhir seminar nasional. Acara seminar nasional pun berjalan dengan lancar dan meriah. (Luluk).

Hubungi Kami

  Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

  Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

  Universitas Muhammadiyah Purwokerto

  Jl. Raya Dukuhwaluh PO BOX 202

  Purwokerto 53182

  Kembaran, Banyumas

  Telp : (0281) 636751, 630463, 63424 ext. 134

  Fax  : (0281) 637239