Siswa SMA Sokaraja Berlatih Menulis Laporan

pelatihan menulis soka      Menulis merupakan salah satu dari empat kegiatan berbahasa. Melalui kegiatan menulis yang baik dapat memadukan seni dan sains. Dalam proses menulis, ada sesuatu yang mengalir dan membuka pikiran. Salah satunya adalah proses kreatif dalam mencari ide atau gagasan yang akan dituangkan dalam bentuk tulisan.

     Proses mencari ide atau gagasan dapat dilakukan dengan melalui pelatihan. Adanya pelatihan kepenulisan dapat membuka ide yang awalnya menemukan kebuntuan menjadi titik terang yang mengantarkan menjadi suatu karya. Seperti pelatihan penulisan karya ilmiah yang diselenggarakan di SMA Negeri Sokaraja pada 16 Maret 2019 bersama Dra. Eko Sri Israhayu, M.Hum. “Karangan ilmiah merupakan karangan ilmu pengetahuan yang menyajikan fakta dan ditulis menurut teknis penulisan yang baik dan benar,” tutur Eko Sri Israhayu yang juga dosen Prodi Pendidikan Bahasa Indonesia Universitas Muhammadiyah Purwokerto.

     Sebagai penulis karya ilmiah yang baik, kiranya ada lima tahapan penting yang harus dilakukan seorang penulis. Pertama perisapan, yaitu proses mempersiapan semua kebutuhan yang akan menjadi bahan untuk menulis. Pada tahap persiapan, seorang penulis harus benar-benar mempersiapan kebutuhannya seperti, data, dokumentasi kegiatan, atau alat untuk menulisnya.

     Keduanya pegumpulan data, pada proses pengumpulan data menjadi tahapan yang penting. Karena tahapan ini seorang penulis dituntut menyajikan data-data yang valid dan sesuai dengan keadaan yang sebenarnya. Yang tidak kalah penting dari proses penulisan karya ilmiah yaitu, pengorganisasian dan pengonsepan. Hal ini penting dilakukan sebelum menulis karya ilmiah dikarenakan sebuah proses merencanakan ide-ide, agar menjadi tulisan yang baik.

      Selanjutnya yaitu penyuntingan dan penyajian data. Proses ini menjadi tahap terakhir dalam menulis sebuah karya ilmiah. Sebagai tahap terakhir menulis karya ilmiah, seorang penulis harus menyunting tulisannya terlebih dahulu. Hal ini penting dilakukan karena untuk mengurangi angka kesalahan penulisan. Kebiasaan yang sungkan dilakukan seorang penulis salah satunya yaitu menyunting teks. Kegiatan ini menjadi sungkan dilakukan seorang penulis karena sebagian besar dari seorang penulis mempunyai kepercayaan diri yang tinggi sehingga tulisan yang jadi dianggapnya sebagai tulisan yang paling baik.

       Dalam pelatihan menulis laporan yang dihadiri sekitar 300 siswa SMA Negeri Sokaraja tersebut, terlihat para siswa sangat antusias. Hal yang menarik, di sela-sela pelatihan tersebut Drs. Edi Prasetyo, Kepala Sekolah SMA Negeri Sokaraja juga memberikan materi yang cukup bermanfaat bagi para siswa. Materi yang diberikan Edi berkaitan dengan penulisan karya ilmiah dan penulisan fiksi. Edi Prasetyo yang juga seorang penulis buku menyampaikan bahwa jika para siswa sudah membiasakan menulis, maka hal-hal berkait dengan fenomena di lingkungan sekitar dapat dijadikan sumber kepenulisan. Pada kesempatan tersebut Edi memberikan kenang-kenangan tiga buku yang telah ditulisnya. (Davit)

Hubungi Kami

  Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

  Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

  Universitas Muhammadiyah Purwokerto

  Jl. Raya Dukuhwaluh PO BOX 202

  Purwokerto 53182

  Kembaran, Banyumas

  Telp : (0281) 636751, 630463, 63424 ext. 134

  Fax  : (0281) 637239